oleh

Posyandu Melati Jatinda Masuk 6 Besar Nasional

-Berau-1.037 views

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Melati Jatinda Kampung Pandan Sari Kecamatan Segah terus meraih prestasi terbaiknya. Setelah menjadi terbaik pertama di lomba posyandu tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Kini Posyandu Pandan Sari membawa nama baik Kaltim setelah masuk dalam 6 besar lomba posyandu tingkat nasional tahun 2018.

Berkompetisi menjadi yang terbaik, Posyandu Melati Jatinda, Kamis (12/4) kemarin, mendapat kunjungan dari tim penilai pusat yang langsung melakukan verifikasi lapangan ke Kampung Pandan Sari. Tim nasional yang gabungan dari beberapa kementerian, didampingi langsung Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Berau, Fika Yuliana Tantomo, beserta instansi terkait dan jajaran Kecamatan Segah.

Posyandu Melati Jatinda yang mewakili Kalimantan Timur ditingkat nasional, kini harus bersaing dengan lima posyandu dari provinsi lain. Diantaranya dari Yogjakarta, Jawa Tengah, Jambi, Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan. Masuk enam besar dari 34 provinsi menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Berau maupun Kaltim. Melalui klarifikasi lapangan ini diharapkan akan memberikan yang penilaian yang terbaik.

Wakil Ketua TP PKK Berau, Fika Yuliana Tantomo, mengungkapkan maksud dan tujuan di posyandu bagi masyarakat sangat besar. diantaranya bisa memperoleh kemudahan mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan dasar. Terutama berkaitan dengan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi dan balita. Selain itu juga posyandu bermanfaat bagi kader itu sendiri sebagai untuk mewujudkan aktualisasi dirinya dalam membantu masyarakat menyelesaikan masalah kesehatan. Terutama berkaitan dengan penurunan angka kematian ibu, bayi dan balita.

Salah satu gerakan yang menjadi isu nasional saat ini dikatakan Fika adalah, gerakan masyarakat hidup sehat atau germas. Gerakan ini dikatakannya harus didukung oleh seluruh kader pkk dan kader posyandu karena, kader ini adalah ujung tombak dari membantu pemerintah daerah untuk bisa mewujudkan masyarakat hidup sehat. “Jadi saya berharap kader kader pkk maupun kader posyandu adalah sebagai pelopor untuk bisa menciptakan masyarakat hidup sehat,” ungkapnya.

Dalam gerakan masyarakat yang dilakukan adalah melakukan aktivitas fisik, mengkonsumsi sayuran dan buah, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dalam program ini disampaikan Fika Yuliana di Kabupaten Berau telah dilaksanakan kegiatan tersebut. termasuk melakukan deklarasi kawasan tanpa rokok serta melakukan gerakan stop buang air besar sembarangan. Sehingga masyarakat yang selama ini melakukan buang air besar di sungai maupun ditempat lain, sudah tidak lagi karena sudah dilengkapi fasilitas sanitasi di rumah masing masing. “Alhamdulilah gerakan ini sudah dilakukan dan akan terus dilakukan,” tegasnya.

Gerakan masyarakat Sehat ini disampaikan Fika juga menjadi salah satu program yang telah dilaksanakan dengan maksimal oleh posyandu Melati Jatinda. Menjadi posyandu yang terbaik di Kaltim dan bahkan kini telah masuk dalam enam besar nasional dan dengan hadirnya tim penilai pusat ke Kabupaten Berau, Fika Yuliana berharap prestasi yang diraih posyandu ini mampu menjadi yang terbaik dinasional. “Selamat kepada posyandu Melati Jatinda dan semoga menjadi yang terbaik didalam lomba tingkat nasional ini. Kami juga beterima kasih dengan hadirnya tim penilai dari pusat yang melakukan klarifikasi lapangan ke posyandu di Kampung Pandan Sari ini,” tandasnya. (hms4)

Berita Terbaru