oleh

Bupati Pesankan Kades Terpilih Jaga Komunikasi Yang Harmonis Dengan BPD dan Lembaga Lainnya di Desa  

Sangatta – Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman akhirnya secara resmi melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan terhadap 62 kepala Desa terpilih periode 2021-2027 dan satu orang Kepala Desa Antar Waktu. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) perkantoran Bukit Pelangi, Sekira Pukul 10.00 Wib pagi tadi, Senin (29/11/2021)

Pelantikan yang ditandai dengan penyematan pangkat dari Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman disaksikan langsung oleh  Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Wakil Ketua DPRD Asti Mazar, Unsur Forkopimda, Kepala OPD, Camat serta Undangan lainnya.

Usai melakukan pelantikan, dalam kesempatan itu, Bupati Kutim berpesan kepada Kepala Desa terpilih segera lakukan koordinasi internal dengan Perangkat Desa, bangun komunikasi yang harmonis dengan BPD maupun lembaga di desa sebagai mitra kerja Saudara untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

“Bersinergi dengan tetap melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Pemerintah di tingkat kecamatan dan instansi terkait dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan,” Ucapnya

Selain itu, ia meminta para kepala Desa terpilih untuk mempelajari regulasi (peraturan) yang terkait dengan desa. Cermat dan hati-hati dalam pengelolaan anggaran desa, jangan malu bertanya dan jangan sampai bersinggungan dengan permasalahan hukum;

“Segera lakukan penyusunan RPJMDes dengan mengacu pada perencanaan pembangunan Kabupaten Kutai Timur. Sebagaimana diamanatkah dalam Undang-Undang Desa bahwa perencanaan pembangunan desa harus mengacu pada perencanaan pembangunan Daerah,”Mintanya

Selanjutnya orang nomor satu di Kutim itu, juga meminta setiap pemberian program dan alokasi anggaran kepada desa jangan sampai justru menciptakan ketergantungan desa terhadap Pemerintah tingkat atas. Karena salah satu maksud otonomi desa melalui undang- undang desa yaitu untuk mendorong kemandirian desa dan mengurangi ketergantungan terhadap Permerintah.

“Oleh karena itu, gali dan kelola potensi desa Saudara, manfaatkan sumberdaya yang ada untuk meningkatkan kemandirian Desa. Kembangkan pendapatan desa melalui penciptaan dan peningkatan Pendapatan Asli Desa,”imbuhnya

Tak hanya itu, Kepala Desa juga dituntut untuk lebih visioner, kreatif dan inovatif sehingga dapat membawa perubahan yang lebih baik terhadap kemajuan desa. Saya yakin dan percaya bahwa Saudara-saudari pantas untuk diangkat dan dipercaya sebagai Kepala Desa serta dapat mengemban amanah dan melaksanakan tugas sebagai Kepala Desa dengan sebaik-baiknya.

“Pada kesempatan ini juga saya minta Kepala Desa dan  anggota BPD selalu menjaga protokol kesehatan, memberikan teladan kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga diri dari penularan virus Covid 19, membantu pemerintah dalam setiap kebijakan penanganan pandemi ini sehingga tidak ada lagi lonjakan pandemi Covid 19  berikutnya di Kutai  Timur,” Tutupnya (*/KE)

Berita Terbaru