oleh

Hindari Tumpang Tindih Anggaran, Disdik Kutim Gelar Sosialisasi Pendampingan Dana Bosda

Sangatta – Agar Pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) sesuai dengan peruntukannya dan aturan yang berlaku. Pada Senin, (29/11/2021) bertempat di Hotel Royal Viktoria, Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar sosialisasi pendampingan Dana Operasional Sekolah daerah yang di ikuti sejumlah perwakilan sekolah se Kutim.

Dalam kesempatan itu, kepala Dinas Pendidikan kabupaten Kutai Timur Syarir mengaku bahwa dalam pelatihan sosialisasi pendampingan Dana Operasional Sekolah daerah pihaknya menekankan agar pemanfaatan Bosda harus tepat sasaran.

“Kita tekankan itu, harus tepat sasaran dan sesuai dengan aturan yang berlaku.” Kata Syahrir kepada sejumlah awak media

Tak hanya itu, menurut Syahrir tujuan sosialisasi pendampingan Dana Operasional Sekolah daerah tersebut juga menghindari tumpang tindihnya anggaran antara bantuan operasional sekolah Nasional (Bosnas) dan Bosda.

 “karena kita tau sendiri yang namanya menggunakan anggaran negara kita harus lebih terbuka dan berhati-hati. Makanya kita membuka pelatihan itu supaya menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelasnya

Karena itu, dalam pelaksanaan sosialisasi pendampingan Dana Operasional Sekolah Daerah pihaknya segaja menghadirkan seluruh bedahara sekolah maupun perwakilan sekolah penerima Bosda sebagai peserta. (*/KE)

Berita Terbaru