oleh

Gantikan UR Firgasi, Ahmad Gazali Resmi Jadi Anggota DPRD Kutim

 Sangatta – Akhirnya jumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) genap 40 orang, yang sebelumnya hanya berjumlah 39 orang. lantaran salah satu anggota Dewan asal Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yakni Hj Unguria Riarinda Firgasi harus menjalani proses hukuman, karena terbukti bersalah dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada bulan juli 2020 lalu, terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi suap dalam pekerjaan infrastruktur.

Karena itu, Akhirnya Ahmad Gazali kini resmi menyandang status anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Ia dilantik dalam rapat paripurna ke-38 masa sidang ke 1 tahun 20201-2022 mengenai pengucapan sumpah pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD Kutim sisa masa jabatan 2019-2024.

Penyematan status Ahmad Gazali sebagai wakil rakyat, telah melalui proses dan tahapan administrasi dan kepartaian. Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim tentang pemberhentian anggota DPRD Kutim atas nama Hj Unguria Riarinda Firgasi asal dan tentang pengangkatan Ahmad Gazali menjadi penggantinya.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kutim, Joni mengucapkan selamat datang kepada Ahmad Gazali sebagai anggota dewan yang baru. “Tadinya anggota DPRD hanya berjumlah 40 orang karena ada sesuatu hal, sehingga hanya 39 orang. Namun Alhamdulillah pada siang hari ini jumlah anggota dewan sudah lengkap 40 orang,” Kata Joni kepada sejumlah awak media usai melakukan pelantikan di ruang sidang utama Sekretariat DPRD Kutim, Kamis, (2/8/2021).

Untuk itu, dirinya berharap di moment pelantikan ini, kedepan kinerja DPRD Kutim bisa lebih baik dan lebih semangat lagi. “Dengan bertambahnya satu orang ini, artinya semangat bekerja bisa ditingkatkan lagi,” harapnya

Sementara itu, setelah resmi menjadi anggota DPRD Kutim Ahmad Gazali mengatakan dirinya akan terus memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat khususnya yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil 4) yang meliputi Sangkulirang, Sandarang, Karangan, kaliorang dan Kaubun. Seperti permasalahan inprastruktur jalan.

“Seperti jalan, karena kami disana adalah wilayah perkebunan. Agar ekonomi bisa maju di wilayah itu dengan adanya perbaikan jalan, maka akan lebih memudahkan para petani utuk menjual hasil panennya ke kota, khususnya di wilayah sangsaka.” (*/KE)

Berita Terbaru