oleh

Takut KPK, Banyak Mantan Pejabat di Kutim Sudah Kembalikan Kendaraan Dinas

Sangatta…Sok terapi’ yang diberikan Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) dalam mengontrol aset khususnya kendaraan Dinas dilingkungan pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tampaknya akan berhasil.  Pasalnya sejumlah aset kendaraan yang sebelumnya sempat hilang dari daftar aset, kinipun siap dikembalikan ke Pemkab Kutim. Demikian diakui PLT Kepala  Badan pengengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim Yulianti.

“Ini sudah banyak yang mengembalikan, recananya kendaraan yang sudah dikembalikan tersebut akan kita data ulang, apakah masih layak untuk digunakan atau tidak. Ataukah akan langsung dilelangkan, seperti yang sudah berumur 7 tahun bisa sudah langsung dilelangkan”. Bebernya

Menurut yulianti, awalnya berdasarkan data aset pihaknya hanya mencatat jumlah Kendaraan dinas yang dipergunakan tidak sesuai peruntukannya, hanya berkisar 110 unit saja. Namun setelah dilakukan penelusuran kini jumlahnya bertambah menjadi kurang lebih 140 unit kendaraan.

“Tadinya mungkin data itu, hanya dari kita. Ternyata dari bagian perlengkapan setelah memberikan ke kita. Ternyata di bapak misalnya tadinya hanya tercatat satu unit kendaraan. Tapi ternyata di bapak itu bawah dua kendaraan. Jadi yang tidak ada di daftar sebelumnya juga kembali”. Bebernya

Sementara kendaraan dinas yang dipergunakan di luas unsur pemerintahan, menurut Yulianti sudah lebih awal mengembalikan kendaraannya. Namun masih ada juga yang belum dikembalikan, karena memang hanya masalah lokasi yang terbatas. Meskipun pada dasarnya harus dititip di BPKAD, tapi karena tidak ada tempat, sehingga tetap disimpan di OPD masing-masing.

“Tapi kitakan belum kumpulkan semuanya, nanti setelah KPK sebut besok kita launching, maka akan kita kumpulkan semua kendaraan itu di dihalaman Kantor Bupati Kutim”.Imbuhnya

Sebab, nantinya pengumpulan aset itu akan dihadiri langsung oleh KPK. “Kitakan ini lagi mengejar waktu yang diperintahkan KPK itu. Jadi kami setiap hari itu, selalu dipantau. Kendaraan itu setiap harinya kemana saja. Seperti ketika ada kendaraan dinas yang di serahkan langsung ke SKPDnya, harusnya diserahkan dulu ke BPKAD, dicatat dulu apakah formatnya sudah sesuai atau tidak”. Bebernya

Selain itu, dalam waktu dekat pihaknya juga akan kembali menghitung seluruh kebutuhan kendaraan Dinas di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pasalnya setiap OPD masih banyak yang diketahui belum memiliki kendaraan Dinas terutama Pejabat Esselon II. “Dan kecamatan juga, camat juga banyak yang tidak punya kendaraan Dinas”. Bebernya

Dijelaskannya dengan adanya pengembalian kendaraan dinas yang tidak sesuai peruntukannya ini. Rencananya kendaraan tersebut akan dibagikan kembali kesejumlah OPD yang benar-benar membutuhkannya.

“Muda-mudahan bisa terpenuhilah kebutuhan di setiap OPD nantinya, termaksud di kecamatan”. Ungkap yulianti yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekkab Kutim.

Berita Terbaru