oleh

Dapat Bantuan Pemprov Kaltim, 1000 Warga Kutim Akan di Test Swab Secara Gratis

SANGATTA>>>Pemerintah Provensi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai hari ini Senin 23/11/2020, telah mengoprasikan satu unit mobile Lab PCR Covid-19 untuk mempercepat proses pengujian dan tracing Suspect Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Dengan hadirnya mobile Lab PCR Covid-19 ini, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kutim Dr Bahrani Hazanal rencananya akan ada 1000 warga Kutim yang akan mendapatkan test swab secara gratis dari Pemprov Kaltim.

Namun untuk mendapatkan test swab gratis dari Pemprov Kaltim ini, ada beberapa kriteria yang harus di penuhi, diantaranya adalah adanya warga yang pernah kontak erat dengan pasien yang telah dinyatakan terkonfirmasi covid-19 dan kasus suspect serta orang yang probable.

“Kontak erat yang di maksud adalah pernah bersentuhan atau berkumpul dalam satu ruangan minimal 15 menit dengan jarak 1 meter. Sementara untuk suspect adalah orang yang bergejala seperti demam, batuk, atau kehilangan indra penciuman dan lain-lain. Kalau untuk probable itu adalah orang yang memiliki gejala berat dan hampir dinyatakan pasti terkena covid-19”. Jelasnya

Bahrani menjelaskan keberadaan mobile Lab PCR Covid-19 di Kutim sampai mencapai target yang telah di tentukan oleh Pemerintah. “Dari pengalaman kita kita bisa mengambil  100 sampel hingga 150 sampel dalam satu hari. Kira-kira di target satu minggulah”. Ucapnya

Untuk itu, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kutim yang merasa masuk kedalam tiga kriteria itu, silakan mendaftarkan diri ke Dinas Kesehatan Kutim atau di Puskemas terdekat agar bisa segera dilakukan test swab secara gratis.

“Dan ini juga akan kita manfaatkan untuk diseluruh puskemas yang ada di Kutim, di 18 kecamatan, yang terhitung mulai hari ini”. Bebernya

Sementara untuk hasil mobile lab PCR covid-19 ini, menurut bahrani 1 kali 24 jam sudah bisa langsung di ketahui hasilnya. “kalau untuk hasilnya sendiri begitu datang swabnya diperiksa paling 1 atau 2 jam tapi karena ada lain-lain jadi 1 kali 24 jam”. bebernya

Berita Terbaru