oleh

Kawal Suara Mahyunadi-Kinsu, BSPN Kaltim Akan Latih Saksi di 18 Kecamatan

Sangatta…Demi memastikan pengamanan dan pengawalan hasil perhitungan surat suara pasangan calon kepala daerah yang diusung oleh PDI Perjuangan. Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan Kaltim dalam waktu dekat akan kembali memberikan pelatihan, kepada saksi yang bertugas pada Pilkada Kutim 9 Desember 2020 mendatang.

Rencananya pelatihan saksi akan dilaksanakan di tingkat Kecamatan yang terbagi ke dalam 4 zona wilayah, selama 7 hari, terhitung sejak 20-27 November 2020 mendatang.

Ketua BSPN PDI Perjuangan Kaltim Habibi mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan saksi itu sengaja diadakan pihaknya untuk memastikan suara yang didapatkan pasangan calon kepala daerah yang diusung oleh PDI Perjuangan benar-benar terkawal dan terkoordinir dengan baik.

“Nantinya, pelatihan bukan hanya diberikan kepada para saksi yang akan bertugas di setiap TPS. Pada kesempatan yang sama, kami juga akan memberikan pelatihan kepada para regu penggerak pemilih atau Guraklih yang dimiliki PDI Perjuangan”. jelasnya.

Kegiatan pemberian pelatihan itu sendiri nantinya akan diselengarakan  BSPN Cabang DPC PDI Perjuangan Kutim dibantu para pengurus di tingkat kecamatan. Pemberian pelatihan bagi para saksi pemilu dan Guraklih tersebut sebagai bentuk komitmen partai dalam mendukung dan memenangkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kutim nomor urut 1.

“Apa yang kami lakukan ini, bukan hanya menggugurkan tanggung jawab, tapi bagaimana dalam kegiatan ini BSPN PDI Perjuangan mencetak saksi yang berkompeten, memahami tugas mereka mulai dari pra pemungutan suara, mengawal pendistribusian C6 atau surat pemberitahuan, termasuk bagaimana mereka memahami tugas saat pemungutan suara sampai perhitungan di tingkat TPS”. Bebernya

Dengan demikian, berbagai potensi kecurangan dapat dicegah sedini mungkin oleh para saksi ini saat pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 nanti. Sehingga terwujud pelaksanaan Pilkada Kutim yang jujur, adil dan transparan.

“Satu hal yang pasti, apa yang kami laksanakan ini adalah bentuk komitmen PDI Perjuangan sebagai salah satu partai pengusung calon bupati dan wakil bupati Kutim nomor urut 1. Ini sebagai keseriusan kami memenangkan Bapak Mahyunadi dan Bapak Lulu Kinsu”. tegasnya. (*/ADV/KE/B)

Berita Terbaru