oleh

Pemkab Kutim Perbolehkan Sholat Idul Adha,  Petugas Kurban Juga di Wajibkan Rapid Test

Sangatta…Meski sebelumnya pada pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syahwal 1441 Hijriah secara berjamaah baik di masjid maupun di lapangan sempat dilarang oleh pemerintah dengan alasan untuk mencegah penularan wabah virus corona (Covid-19).  Namun pada pelaksanan Sholat berjamaah Idul 1441 Hijriah kali ini di Kutim sudah di perbolehkan oleh Pemerintah setempat. Dengan ketetapan harus tetap mematuhi standar protokol kesehatan yang berlaku.

Usai  melaksanakan rapat bersama Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 terkait persiapan pelaksanaan Idul Adha 1441 H, di Kantor BPBD Kutim. Plt Bupati Kutim H Kasmidi Bulang mengaku pihaknya telah mengizinkan seluruh umat muslim di Kutim ini untuk melaksanakan sholat Id berjamaah di Masjid maupun di Lapangan.

“Kita putuskan (sholat) Idul Adha, silahkan saja dilaksanakan disemua masjid yang selama ini melaksanakan dan juga di lapangan. Dengan catatan bahwa yang pertama sholat Idul Adha harus menggunakan standar prosedur protokol kesehatan,”. Jelasnya kepada sejumlah awak media

Dijelaskannya seperti para jamaan wajib menjaga jarak dan setiap jamaan sebelum masuk masjid wajib di ukur suhu tubuhnya dengan Thermo Gun oleh petugas yang berjaga atau panitia masjid.

“Apabila ditemukan ada jamaah yang suhu tubuhnya melewati 37,5 derajat celcius, maka dengan berat hati petugas wajib meminta jamaah pulang dan tidak boleh mengikuti ibadah berjamah. Dan kami juga menghimbau masyarakat untuk tidak membawah anak-anak maupun orang tua yang rentan dengan penyakit untuk mengikuti pelaksanaan sholat Idul Adha”. Jelasnya

Selain itu, dalam rapat Pemkab Kutim juga memutuskan bahwa bagi setiap petugas pemotongan hewan kurban, disetiap masjid yang menyediakan hewan kurban di wajibkan untuk mengikuti rapid test di tempat yang disiapkan oleh Pemerintah setempat.

“kita sudah menyiapkan waktu hari rabu dan hari kamis (29-30 Juli 2020), tempatnya di Kantor Camat Sangatta Utara. Sementara untuk di setiap kecamatan kita himbau langsung ke Puskemas untuk melaksanakan rapid test”. Ucapnya

Berita Terbaru