oleh

Selain di Karantina, Masuk Ke Kutim Siap-siap di Rapid Test

Sangatta…Berada di zona merah dalam penyebaran Corona (COVID-19), nampaknya membuat Pemerintah Kutai Timur (Kutim) terus mengambil sikap tegas kepada siapapun semua masyarakat pendatang yang ingin masuk ke wilayah Kutim harus menjalani proses karantina sebagai upaya pencegahan penularan wabah virus yang mematikan ini.

Aturan itu tak hanya berlaku kepada warga asli Kutim yang diketahui baru datang dari wilayah luar Kutim yang sudah masuk kategori  zona merah atau ungu dalam penyebaran COVID-19, apalagi terhadap masyarakat yang memang bukan merupakan warga asli Kutim, namun ingin masuk ke Kutim untuk keperluan atau alasan tertentu. Seperti ingin mencari kerja atau menemui keluarga.

Menurut Ismunandar selaku ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona sejak diberlakukannya aturan itu, sudah ada beberapa orang yang diminta untuk balik arah lantaran tidak ingin menjalani proses karantina.

“Sudah ada beberapa orang, yang ingin masuk ke Kutim. Namun karena tidak mau di karantina, jadi terpaksa harus putar balik”. Jelasnya

Selain itu, Dirinya juga telah meminta Dinas Kesehatan Kutim untuk meyiapkan rapid test dan melakukan rapid test bagi setiap warga yang menjalani proses karantina. Sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama dalam masa karantina.

“Setiap pendatang yang di karantina harus di rapid test, sehingga tidak terlalu lama menjalani masa karantina”. Jelasnya

Lebih lanjut, menurut Ismunandar saat ini pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah menyiapkan sejumlah lokasi karantina seperti di beberapa hotel dan dilokasi PPUTK Sangatta.

“Tak hanya tempat yang di siapkan oleh pemerintah, dari segi konsumsi juga ditanggung oleh pemerintah bagi setiap warga yang menjalani masa karantina”. Bebernya (KE)

Berita Terbaru