oleh

Wah Tingkat Kehilangan Air di PDAM Kutim Masih 27 Persen

Sangatta…Tingkat kehilangan air PDAM Tirta Tua Benuah  Kutai Timur  saat ini masih terbilang tinggi, jumlahnya mencapai 27 persen dalam setahun. Kehilangan tersebut dipicu ada faktor yakni dalam bentuk fisik dan dalam bentuk adminitrasi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh direktur PDAM Kutim Suparjan.

“Dari hasil audit BPK menunjukkan kehilangan air PDAM Kutim masih sekitar 27 persen. Kami ingin menekan hingga 20 persen, sesuai dengan yang disyaratkan atau dianggap wajar”.Jelasnya

Menurut Suparjan dengan adanya kehilangan air sebesar 27 persen itu, jika  PDAM mampu menyelamatkan sekitar 7 persen lagi, maka akan sangat berharga. Karena jika di Rupiahkan potensi kerugian yang di timbulkan sekitar Rp 5 miliar.

“Jadi ini PR terbesar kami saat ini mengurani kebocoran,” katanya.

Saat ini PDAM Kutim mampu memproduksi air sekitar 600 liter perdetik, atau setara 12 juta kubik pertahun, sementara yang terjual hanya sekitar kurang lebih 9 juta kubik pertahun dan sisanya berpotensi hilang karena kebocoran dan digunakan sendiri oleh PDAM.

Lebih lanjut, suparjan menjelasakan kehilangan air dalam bentuk fisik berupa adanya bantuan air yang diberikan PDAM, karena tidak melalui meteran, sehingga tidak tercatat dan adanya kebocoran pipa dibawah jalanan yang sudah di semenisasi, sehingga sangat sulit untuk di deteksi, meskipun ada alat yang mampu mendeteksi kebocoran, namun harganya sangat mahal.

“termasuk yang juga digunakan PDAM sendiri” Jelasnya

Sementara kehilangan adminitrasi, itu akibat pencatatan meteran yang tidak akurat. Sebab, sudah banyak meteran yang sudah lama, sehingga sudah aus. Akibatnya, pencatatan kerap tidak akurat.

“Sebenarnya ini bisa diatasi dengan mengganti meteran, namun akan sangat mahal mengganti sekian ribu meteran masyarakat,” katanya.

Selain itu, meskipun angka Tingkat kehilangan air PDAM Tirta Tua Benuah  Kutai Timur  saat ini masih terbilang tinggi,  namun angka tersebut masih terbilang rendah jika di bandingkan dengan beberapa PDAM di Kaltim seperti PDAM Kota Samarida.

“Kalau samarinda masih 38 persen, apalagi jakarta masih 40 persen”. jelasnya

Berita Terbaru