oleh

Tergantung Covid-19, Pilkades di Kutim Bisa Mundur Hingga Tahun 2021

Sangatta…Pandemi wabah virus corona (covid-19) nampaknya membuat Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menunda pelaksanaan pilkades hingga batas waktu yang belum di tentukan. Hingga menunggu kapan berakhirnya pandemi ini.

Bupati Kutim Ismunandar mengakui jika pelaksanaan pemilihan kepala desa  yang dijadwalkan pada bulan Desember 2020 mendatang, untuk sementara waktu di tunda, sembari melihat perkembangan pandemi wabah virus corona di Kabupaten Kutai Timur.

“Sudah ada perbubnya, ditunda Desember melihat perkembangan pandemi wabah virus corona”.Terangnya

Jika wabah virus corona ini terus berlanjut higga di bulan agustus, maka pelaksanaan Pilkades serentak di Kutim bisa mundur hingga 2021 dan jika ditahun 2021 pademi ini belum berakhir maka kemungkinan juga bisa mundur hingga tahun 2022.

“itukan ada beberapa opsi, ada di bulan April, ada september. Tergantung bagaimana masyarakat menyikapi wabah virus corona ini. Kalau masih terus berkeliaran, bagimana virus ini akan segera berlalu”. Imbuhnya

Untuk diketahui, penundaan pelaksanaan pilkades di Kutim juga  seiiring dengan adanya surat edaran Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tito Karnavian nomor 141/2577/SJ tertanggal 24 Maret 2020 lalu. Yang menyarankan agar seluruh Bupati dan Walikota se Indonesia untuk sementara waktu menundaan pelaksanaan pemilihan kepala desa  atau pilkades serentak ditengah pandemi wabah virus corona.

Berita Terbaru