oleh

DPRD Kutim Akan Tindaklanjuti Informasi, Perbedaan Jumlah Data Ekspor Batu Bara di Kaltim

Sangatta…Setelah mendapatkan informasi terkait adanya dugaan perbedaan data jumlah penerima ekspor batu bara dengan data batu bara yang dikirim dari Kaltim. Membuat Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan mengaku kaget mendapatkan informasi tersebut. Pasalnya jika informasi tersebut benar maka akan sangat merugikan Pemerintah.

“Ini merupakan isu yang sangat menarik untuk dibahas, terlebih di Kutim ada perusahaan tambang batu bara terbesar di Kaltim”. Jelasnya

Untuk itu, menurut Arfan pihaknya akan segera membahas hal tersebut di internal DPRD Kutim, agar bisa segera di tindaklanjuti, terutama menanyakan informasi perbedaan data tersebut ke Pemprov Kaltim dan DPRD Kaltim untuk lebih serius menindaklanjuti hal tersebut.

“Secepatnya kita akan pertanyakan hal tersebut ke pemprov Kaltim dan DPRD  Kaltim, supaya serius menindaklanjuti hal tersebut”. Bebernya

Menurutnya, jika hal tersebut terjadi diwilayah Kabupaten Kutai Timur, maka akan sangat merugikan pemerintah daerah, terutama dari sektor Dana Bagi Hasil (DBH) ke daerah.

“Mungkin datanya dari sini hanya tercatat, 1000 tau-taunya di penerima disana bisa tercatat 1500, maka sudah bisa dipastikan royalti batu bara yang diterima daerah akan berkurang”.Imbuhnya

Untuk diketahui, terungkapnya dugaan perbedaan data penerima ekspor batu bara dengan ekspor batu bara yang dikirim, saat berlangsungnya acara musyawarah pembangunan atau musrembang tingkat kecamatan bengalon yang berlangsung pagi tadi. yang disampaikan langsung oleh Anggota DPRD Kaltim H Agus Aras dapil Kutim, Bontang dan Berau. (*/KE)

Berita Terbaru