oleh

Polres Kutim Amankan 66 Gram Paket Sabu Siap Edar di Muara Wahau

Sangatta. Perang terhadap peredaran narkotika dan obat-obatan  berbahaya (Narkoba) di wilayah Kutai Timur, seakan tidak ada akhirnya. Hal ini terbukti dari keberhasilan jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kutim mengamankan seorang pria berinisial AA asal Kecamatan Muara Wahau, Sabtu (7/12/2019), dengan barang bukti (BB) narkotika jenis sabu dengan berat mencapai 66,48 gram.

Kapolres Kutim, AKPB Indras Budi Purnomo didampingi Kasat Reskoba, Iptu Chandra Buana mengatakan jika keberhasilan penangkapan tersangka AA di Kecamatan Muara Wahau, berawal dari laporan warga jika di wilayah tersebut diduga kerap terjadi transaksi narkoba.

“Setelah dilakukan pendalam oleh tim Opsnal Satreskoba Polres Kutim, Sabtu (7/12/2019) lalu sekitar pukul 16.00 Wita, tersangka AA berhasil diamankan pada kediamannya di Satuan Pemukiman (SP) 1 Kecamatan Muara Wahau”. Ucapnya kepada sejumla awak media 10/12/2019.

Selain itu, saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 10 poket narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 66,48 gram yang tersimpan di dalam kotak telepon seluler.

“dari pengakuan AA barang terlarang tersebut merupakan titipan dari seseorang berinisial A yang menghubunginya melalui telepon seluler. Tersangka A yang kini masuk dalam target pengembangan Satreskoba Polres Kutim”.Imbuhnya

Lebih lanjut, dari pengakuan tersangka AA, sejak sebulan lalu tersangka A terus menghubunginya dan menawarkan untuk menjadi perantara menyerahkan narkotika tersebut kepada seseorang yang juga belum diketahui identitasnya.

“Jika barang terlarang itu telah berpindah tangan kepada si tujuan, maka tersangka saya akan diberi upah sebesar Rp 2 juta”. bebernya

Namun diakui tersangka AA jika dirinya sebenarnya tidak mengetahui identitas asli dari tersangka A yang menitipkan dan menyuruhnya mengambil barang tersebut pada lokasi di pinggir jalan yang sudah ditetapkan tersangka A.

“Selama ini saya hanya berkomunikasi melalui telepon seluler dan mengetahui nomor penelponnya, karena menggunakan nomor pribadi yang tidak bisa dilihat di layar telepon selular”. Ucapnya

Untuk diketahui, saat ini tersangka AA telah diamankan di Mapolres Kutim untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Terhadap tersangka AA, dijerat dengan pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2  Undang-undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukman penjara minimal 6 tahun dan maksimal seumur hidup.

Berita Terbaru