oleh

Layanan PDAM di Kutim Sudah Mencapai 64,26 Persen

SANGATTA- Sesuai instruksi Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ismunandar, PDAM Tirta Tuah Benua Kutim terus meningkatkan akselerasi pelayanan air bersih kepada masyarakat. Buktinya, progres pelayanan air bersih oleh perusahaan “plat merah” ini. Hingga November 2019 lalu terus meningkat.

“Cakupan pelayanan teknis (PDAM Tirta Tuah Benua) se Kutai Timur sampai akhir bulan lalu mencapai 64,26 persen,” tegas Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Suparjan.

Jika dirinci, pihaknya telah mendistribusikan air bersih dengan jumlah sambungan 28.403 unit atau kepala keluarga. Melayani jumlah penduduk di wilayah pelayanan teknis sebanyak 241.773 jiwa. Dari total penduduk sesuai catatan administrasi Disdukcapil yakni 421.616 jiwa per semester 1 tahun 2019 ini.

“Alhamdulillah berdasarkan data Sambungan Langganan (SL) terpasang dari Bagian Hublang (PDAM Tirta Tuah Benua) untuk per cabang dan unit sampai dengan November 2019, jumlah desa wilayah pelayanan juga semakin meluas. Tercacat saat ini sebanyak 42 desa sudah merasakan air bersih,” jelas Suparjan merinci.

Diluar pelayanan PDAM Kutim, sambung Suparjan, dari 18.172 penduduk yang bermukim di Desa Swarga Bara, 7.470 jiwa diantaranya mendapat pelayanan air bersih dari PT KPC.

Walaupun menunjukkan kinerja positif, namun hal tersebut tak membuat Suparjan lantas berpuas diri. Dirinya mengaku terus menggenjot seluruh jajarannya agar bisa meningkatkan cakupan layanan air bersih hingga ke pelosok Kabupaten ini.

“Pastinya kami (PDAM Kutim) terus berupaya maksimal menanfaatkan sumber daya yang ada untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Dengan terus memperluas cakupan pelayanan, baik cakupan layanan teknis maupun administrasi,” pungkas Suparjan yang kental dengan logat bahasa Jawa. (hms3/*)

Berita Terbaru