oleh

Survei LSI Strategi Unggulkan Mahyunadi Diperingkat Pertama Pilkada Kutim 2020.

SANGATTA – Menjelang pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kutai Timur pada 2020 mendatang, Lembaga Survei Indonesia (LSI) Strategi mengeluarkan hasil surveinya terkait elektabilitas nama-nama tokoh atau pemimpin pilihan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur. Baik itu untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati, yang menjadi pilihan masyarakat dalam hasil surveinya.Pemaparan ini dilakukan langsung Direktur LSI Strategi yakni Fawji Rachman, SH pada Minggu (1/12) kemarin, di Hotel Royal Victoria Sangatta. Metodologi survei menggunakan metode sampling dengan multistage random sampling, jumlah responden awal sebanyak 44o responden. Melalui wawancara tatap muka responden dengan menggunakan kuesioner, dengan jumlah margin of error 4,8 persen.

Pertanyaan yang diajukan pada responden jika seandainya pemilihan langsung Kabupaten Kutim dilaksanakan hari ini. Siapa Calon Bupati yang akan Bapak/Ibu pilih? Maka dari data yang ada muncul nama pada urutan pertama yakni Mahyunadi dengan besaran 20,2 persen, disusul Ismunandar 11,3 persen, Ardiansyah Sulaiman 6,3 persen, Kasmidi Bulang 4,0 persen, Kinsu 2,2 persen, Ordiansyah Tarlan 1,5 persen. Lantas kemudian ada nama Abdal Nanang 1,3 persen, Agus Aras 1,0 persen, lainnya 19,6 persen dan belum memutuskan sebesar 32,6 persen.

“Bahwa dalam Pilkada 2020 di Kutim, disimpulkan akan terjadi pertarungan sengit dari beberapa Calon Bupati dan Wakil Bupati. Dimana dalam urutan empat besar ada nama-nama yang jadi pilihan utama responden, yakni Mahyunadi diurutan pertama diikuti Ismunandar diurutan kedua, disusul nama Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang pada urutan ketiga dan keempat,” ungkapnya.

Pertanyaan terkait Calon Wakil Bupati yang ditanyakan pada responden memunculkan nama, Kinsu dengan besaran 13,9 persen diikuti Kasmidi Bulang dengan 8,4 persen, Ordiansyah Tarlan 6,8 persen, Agiel Suwarno 4,3 persen, Abdal Nanang 3,9 persen, Ismail 3,2 persen, Bakrie Hadi 2,3 persen, Agus Aras 2,0 persen. Lalu koresponden menjawab untuk lainnya sebesar 12,2 persen dan rahasia atau belum memutuskan sebesar 43,0 persen.

Dalam kesempatan tersebut pula, pihak LSI Strategi melakukan pengukuran mengenai tingkat keberhasilan Ismu-KB dalam merealisasikan janji kampanye pada Pilkada 2015 lalu. Dengan pertanyaan apakah pasangan Ismunandar – Kasmidi Bulang sangat berhasil, berhasil, kurang berhasil, tidak berhasil sama sekali merealisasikan janji-janji kampanyenya.

“Yang menjawab sangat berhasil sebesar 2,1 persen, lalu yang menjawab cukup berhasil 40,0 persen, kurang berhasil 39,7 persen, tidak berhasil sama sekali 8,8 persen, tidak menjawab atau belum memutuskan sebesar 9,4 persen. Dari hal yang ditanyakan padaresponden, maka pasangan Ismu-KB dinilai cukup berhasil merealisasikan janji kampanyenya dengan selisih 0,3 persen dengan jawaban kurang berhasil merealisasikan janji kampanye,” ungkap Direktur LSI Strategi yakni Fawji Rachman. (KB2)

Berita Terbaru