oleh

Ancam Lempar Piring ke Pimpinan PN Sangatta, Kepala Satpol PP Kutim Di Polisikan

Sangatta…Akibat diduga telah melakukan pengancaman dengan cara akan melemparkan piring serta sempat melakukan pengejaran terhadap Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sangatta Yulanto P. Utomo SH.,MH, . Akhirnya Ketua Pengadilan Negeri Sangatta beserta jajarannya langsung melaporkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kutim Didi Herdiansyah ke Mapolres Kutim. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Humas PN Sangatta Pungky Maradona, SH, MH saat ditemui sejumlah awak media.

Menurut Pungky Maradona kejadian tersebut bermula pada tanggal 26 November sekitar pukul 13 : 00 Wita saat Kepala Satpol PP Kutim memarkir kendaraannya di tempat yang sudah terdapat papan peringatan dilarang parkir, karena jalur tersebut merupakan jalur evakuasi mobil tahanan jika suatu saat terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Terlebih disaat itu,PN sangatta sedang menangani perkara pembunuhan yang diikuti banyak massa dari keluarga korban.

Berawal dari kejadian tersebut, akhirnya pihak PN sangatta mengumumkan beberapa kali melalui mikrofon agar pemilik kendaraan bernomor kepolisian untuk memindahkan kendaraannya di tempat yang telah di tentukan. Setelah itu petugas PN sangatta mencari pemilik kendaraan tersebut, setelah ditemukan pemilik kendaraan tersebut yang ternyata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kutai Timur, Didi Herdinsyah dan meminta pimpinan PN Sangatta untuk langsung menemuinya.

“Kepala satpol PP sempat berkata ke petugas kami, kamu tidak kenal saya kah? Panggil pimpinanmu kesini”. Jelasnya

Setelah itu, Wakil Ketua dan Sekretaris PN Sangatta langsung menemui pemilik kendaraan tersebut di Kantin. Bahkan dalam pertemuan tersebut sebelumnya Wakil Ketua PN juga sudah menyampaikan permohonan maaf ke pemilik mobil untuk segera memindahkan kendaraannya di tempat yang telah ditentukan.

“Namun entah kenapa saat itu, kepala satpol PP Kutim langsung mengangkat piringnya untuk dilemparkan ke Wakil Ketua PN Sangatta. Setelah itu, demi menghindari keributan akhirnya wakil PN Sangatta menghindar, namun dalam kejadian tersebut Kepala Satpol PP Kutim juga sempat mengejar Wakil Ketua PN Sangatta. Tapi beruntung pihak kejaksaan beserta masyarakat sempat menahan kepala satpol PP kutim sehingga tidak terjadi sesuatu terhadap pimpinan kami ”. Bebernya

Lebih lanjut, Pungky Maradona juga mengakui setelah kejadian itu, pihaknya juga masih sempat menunggu niat baik Kepala Satpol PP Kutim untuk meminta maaf. Namun hingga pukul 15 ; 00 Wita akhirnya. Ketua PN Sangatta Rahmat Sanjaya, SH.,MH beserta jajarannya langsung ke Polres Kutim untuk membuat laporan kepolisian atas kejadian yang menimpah Wakil Ketua PN Sangatta Yulanto P. Utomo SH.,MH.

 “Saksi dalam kasus tersebut juga sudah dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan atau BAP oleh pihak penyidik di Polres Kutim. Dari jam 15 : 00 Wita sore selesainya sekitar pukul 19 : 00 Wita. Kasus ini uga murni sudah tidak berkaitan dengan masalah pribadi lagi, karena kejadian ini terjadi dilingkungan kantor dan disaat jam kerja. Ko segitunya pimpinan diluar kami berani melakukan pengancaman terhadap pimpinan kami”. Ucap pungky kepada sejumlah awak media.

Untuk diketahui, dalam berkas laporannya ke Polres Kutim, PN Sangatta menggunakan pasal 335 KUHP, dengan ancaman pidana 1 Tahun kurungan penjara. ()

Berita Terbaru