oleh

Pemkab Kutim Rumuskan TPP, Irawansyah Beri Sinyal Kemungkinan Naik

Sangatta…Jika selama ini ada kecemburuan antara camat dan desa dalam soal anggaran, namun ke depan, bisa jadi kecemburuan terjadi antara pegawai dengan pegawai. Kecemburuan bisa terjadi karena selevel, namun tunjangan perbaikan pendapatan (TPP) atau yang selama ini dikenal sebagai insentif, berbeda.

Menurut Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Kutim Irawansyah, perbedaan insentif bisa terjadi karena beberapa kriteria. Misalnya, dari segi keilmuan. Meskipun selevel, khususnya pejabat eselon, namun karena satunya memiliki ilmu yang langka, maka pasti TPP yang memiliki ilmu yang langka itu ada mendapat insentif lebih besar. “Jadi masalah keilmuan ini juga menentukan,” jelas Irawansyah.

Belum lagi masalah beban kerja. Meskipun selevel, kalau beban kerjanya beda, maka insentifnya pasti beda. Karena itu, hampir dipastikan insentif antara OPD dengan OPD lainnya, bisa berbeda, meskipun itu selevel.

“untuk urusan beban kerja ini, nanti yang akan hitung adalah Ortal, serta BKPP (Badan Kepegasaian, Pendidikan dan Pelatihan) dan BPKAD (Badan Pengelolaa Keungan dan Aset Daerah),” katanya. Beban kerja ini, juga nantinya akan menyangkut lokasi kerja. Prestasi kerja, juga akan sangat mempengaruhi TPP. Karena itu, jika pegawai kinerjanya bagus, maka tentu akan mendapat insentif yang lebih.

Menurut Irawansyah, sebenarnya  penentuan TPP ini sudah pernah disusun oleh konsultan yang ditunjuk Pemkab Kutim. Karena itu, hasil perhitungan konsultan ini, nantinya tinggal diperbahrui, dilakukan penyesuaian oleh Tim Fasilitasi, yang dipimpin Asisten III. “Hasil ini dikirim ke Kemenpan, setelah itu, dikirim ke Kemendagi untuk mendapat persetujuan. Sebab TPP ini nantinya harus mendapat persetujuan dari Kemendagri,” katanya.

Terkait dengan kemungkinan turun atau naiknya TPP pegawai tahun depan, Irawansyah mengatakan, dengan adanya tambahan kriteria yang ada, maka hampir dipastikan akan ada kenaikan insetif pegawai.

Seperti diketahui, selama ini, untuk pegawai yang selevel, maka akan mendapat insntif yang sama. Namun dengan sistem baru ini, maka bisa saja beda, karena beberapa kriteria diatas.

Berita Terbaru