oleh

Maju Jadi Wakil di Pilkada, YTS Siapkan 3 Tawaran Untuk Calon Bupati Kutim

Sangatta…Setelah resmi mendaftar ke Partai PDI Perjuangan dan Partai Nasdem sebagai salah satu bakal Calon Wakil Bupati Kutim. Kini Drs. Yusuf T.Silambi, M.M., MBA mengaku sudah sangat siap untuk maju bertarung pada Pilkada Kutim yang berlangsung pada tahun 2020 mendatang.

Pasalnya menurut Drs. Yusuf T.Silambi, M.M., MBA saat ini dirinya telah mendapatkan restu dari keluarga agar bisa maju pada Pilkada Kutim mendatang. Bahkan dirinya juga mengaku sudah menyiapkan 3 tawaran kepada calon Bupati Kutim yang akan siap mengandengnya. Pertama massa, karena seorang YTS juga punya massa yang cukup signifikan, Kedua, adalah etika komunikasi, etika kebijakan, etika Cashflow dan yang ketiga dirinya siap dalam pembiayaan untuk bertarung di Pilkada Kutim sesuai dengan perintah calon Bupati.

“Yang jelas saya sudah siapkan dana untuk siapapun yang berani mengandeng saya untuk maju di Pilkada Kutim 2020 mendatang”. Bebernya saat ditemui di Sekretariat DPRD Kutim beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, selain sudah menyiapkan anggaran untuk maju pilkada, saat ini dirinya juga sudah siap mundur sebagai anggota DPRD kutim, jika ada calon Bupati Kutim yang benar-benar siap berpasangan dengan dirinya.

Selain itu, pria yang kerap disapa YTS ini juga mengakui, jika yang memotifasi dirinya untuk maju pada pilkada 2020 mendatang. Karena dirinya melihat masih banyak yang perlu dibenahi di Kutim, khususnya terkait masalah Pembangunan dengan kondisi anggaran yang terbatas.

Untuk itu, dirinya berencana maju sebagai Wakil Bupati agar bisa menyumbangkan pemikirannya demi kemajuan Kutai Timur. Meskipun saat ini sudah menjabat sebagai Anggota DPRD Kutim, namun hal itu dinilai belum cukup karena dirinya belum bisa menjadi penentuh arah kebijakan pembangunan yang ada.

“Selama ini saya melihat setiap program pembangunan sangat bagus, tapi pada tingkat implementasinya masih belum sesuai dengan yang kita harapkan”. Jelasnya saat ditemui sejumlah awak media.

Terlebih dengan kondisi defisit anggaran yang dialami Pemkab Kutim dalam beberapa tahun terakhir, juga cukup memanggil dirinya untuk bisa mengatasi masalah keuangan yang dialami Pemerintah. Bahkan YTS menilai Imbas defisit anggaran yang dialami Pemerintah dalam beberapa tahun terakhir, juga tidak semata-mata disebabkan akibat oleh kebijakan Pemerintah Pusat melainkan juga disebabkan karena kekuatan politik di daerah masih terbilang belum kuat.

“Sesungguhnya jika berbicara masalah Cashflow, saya juga sudah memiliki sedikit keahlian. Sehingga jika diberikan kesempatan maka saya akan memperbaiki kondisi keuangan yang ada. Sehingga pembangunan yang ada benar-benar bisa sesuai dengan yang di harapkan”. Bebernya

Bahkan dirinya juga bertekad jika dirinya bisa maju bertarung di Pilkada Kutim dan dirinya bisa terpilih. Maka dirinya bisa memastikan jika Kutim bakalan tidak akan diterpa badai defisit anggaran lagi. sehingga tidak berdampak terhadap pebangunan yang ada.

Lebih lanjut, YTS juga mengambarkan setelah PDI Perjuangan sebagai salah satu Partai Pemenang pada Pileg 2019 lalu di DPR-RI. Tentunya hal tersebut juga memiliki posisi tawar tersendiri bagi setiap Kader PDI Perjuangan yang maju sebagai calon kepala Daerah maupun Wakil Kepala Daerah. Sehingga ketika berbicara masalah Pembangunan dan sumber anggaran, maka banyak jalur yang bisa di manfaatkan untuk bisa menyerap anggaran dari Pemerintah Pusat. Untuk membangun daerah yang kita cintai ini.

 “Kalau di pusat sudah jadi partai pemenang dan ada kader PDI perjuangan yang maju jadi calon Wakil Bupati Kutim, maka untuk melakukan lobi-lobi bantuan keuangan dan Pembangunan inprastruktur ke Pemerintah Pusat juga akan sangat mudah untuk dilakukan”. Tutupnya (ADV)

Berita Terbaru